Senin, 15 Februari 2016


PURGING DIESEL

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai langkah-langkah gurah mesin. Namun, jangan salah, pada artikel sebelumnya gurah mesin dengan metode penyedotan kerak karbon di ruang bakar hanya untuk kendaraan yang berbahan bakar bensin PERTALITE dan pertamax saja.

Baca juga artikel mengenai manfaat gurah mesin.



Beda mesin beda pula cara perawatannya,  PURGING DIESEL itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan gurah mesin kendaraan bensin dengan gurah mesin diesel. Berbeda dengan gurah mesin untuk kendaraan berbahan bakar premium/bensin dan pertamax, gurah mesin diesel/solar lebih simpel atau sederhana. Karena pemakaiannnya cukup dengan menuangkan cairan FEMAX Cleaner Diesel ke dalam tangki bahan bakar dengan kadar atau takaran khusus, yaitu 4 botol yang berisi 500ml FEMAX Cleaner Diesel.

Tenang, hal ini tidak berbahaya, alias AMAN dan tidak merusak mesin. Tentu, komposisi atau bahan dasar cairan FEMAX carbon cleaner yang digunakan berbeda dengan gurah mesin dengan metode penyedotan karbon.


Lalu bagaimana mengetahui kerak karbon keluar?

Jika gurah mesin biasa kerak karbon keluar dengan cara disedot maka untuk gurah mesin diesel kotoran atau krbon akan keluar melalui knalpot. Agar hasil lebih maksimal setelah cairan FEMAX Cleaner Diesel dituangkan, sebelum dijalankan atau dikemudikan, injak pedal gas secara berirama, yaitu dari pelan, keras, hingga makin keras maka karbon akan rontok dan keluar di knalpot. Kemudian pacu kendaraan dengan batas maksimal, pastikan jalanan lurus dan benar – benar sepi ya MINAT HOME SERVICE..? WA SMS 0816515085.


Nah, itu tadi mengenai GURAH MESIN Diesel. Semoga bermanfaat. J


Sebelum berbicara lebih jauh mengenai gurah mesin, sedikit ulasan mengenai asal nama gurah mesin. GURAH MESIN merupakan istilah yang dikeluarkan oleh CV Karya Solenoida sebagai brand atau merek jasa pembersihan karbon di ruang bakar atau ‘carbon cleaning service engine’. Gurah Mesin ini masih membawa brand FEMAX, lebih tepatnya FEMAX Gurah Mesin. Dikatakan Gurah yang artinya pembersihan secara menyeluruh dengan cairan khusus. Jadi, Gurah Mesin merupakan pembersihan kerak karbon di ruang bakar kendaraan dengan cairan dan alat khusus. Dengan Gurah mesin ini dapat mengembalikan performa mesin seperti baru juga dapat menghilangkan efek ngelitik atau knocking. Baca lengkap mengenai Manfaat Gurah Mesin.


Berikut ini langkah-langkah melakukan Carbon cleaning atau sebut saja GURAH MESIN.

Peralatan Gurah Mesin :


  1. Cairan FEMAX Cleaner
  2. Semprotan Carbon Cleaner untuk busi
  3. Aquadess
  4. Kompressor
  5. Vaccum cleaner atau alat penyedot
Langkah-langkah Melakukan Gurah Mesin :


  1. Lepaskan semua busi
  2. Sebelum menuangkan cairan FEMAX Cleaner, pastikan vacum cleaner dan compressor telah siap karena reaksi dari cairan FEMAX Cleaner ini cepat sekali.
  3. Tuangkan cairan FEMAX Cleaner, Carbon Cleaner di semua lubang piston/ruang bakar
  4. Tunggu hingga cairan FEMAX Cleaner bereaksi, kira-kira 10 menit.
  5. Setelah cairan beraksi maka karbon akan terlarut dengan cairan tersebut, lakukan penyedotan karbon.
  6. Tuang aquadess ke dalam ruang bakar untuk membilas atau membersihkan sisa-sisa karbon terlarut yang masing menempel di dinding ruang bakar. Lalu lakukan penyedotan.
  7. Ulangi langkah nomor 7 sebanyak 3 kali.
  8. Lakukan pengeringan ruang bakar dengan bantuan kompressor.
  9. Pembersihan kerak karbon di ruang bakar telah selesai.
  10. Selanjutnya, bersihkan busi dengan menyemprotkan carbon cleaner.
  11. Pastikan busi benar-benar kering saat akan dipasang. Pasang kembali busi ke tempatnya.
Singkatnya, gurah mesin merupakan cara membersihkan kerak karbon di ruang bakar kendaraan (mobil/motor) dengan cara memasukkan cairan khusus ‘FEMAX Cleaner’ ke dalam ruang bakar mesin, setelah terjadi reaksi maka karbon akan larut bersama dengan cairan FEMAX Cleaner, lalu disedot dengan alat vacum cleaner dengan bantuan compressor sehingga karbon terlarut masuk ke dalam wadah/tabung.

Untuk lebih jelasnya, lihat video berikut ini.


Itulah, langkah-langkah gurah mesin atau pembersihan karbon, semoga artikel tersebut bermanfaat.

Jumat, 05 Februari 2016


Memasuki awal Desember, secara perlahan seluruh wilayah Indonesia mulai memasuki musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga Februari 2016 dengan puncaknya pada Desember 2015 dan Januari 2016.

Tingginya curah hujan membuat banyak wilayah terkena banjir, tidak terkecuali Jakarta dan sekitarnya serta berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Tips jitu ketika motor, terutama matik terpaksa menerjang atau terendam banjir.

“Jika motor melewati banjir dengan ketinggian mencapai saringan udara, kemungkinan air masuk kedalam mesin bisa terjadi. Segera datang ke bengkel untuk cek kondisi mesin,” buka Ridwan Arifin, Service Education YIMM.


Selanjutnya, Ridwan Arifin memberi beberapa poin penting ketika motor matik  terkena genangan air. Berikut kiat yang diberikan:

  1. Motor jangan distarter/kick starter karena akan menyebabkan connecting rod bengkok
  2. Lepas busi terlebih dahulu, baru kemudian distarter untuk mengeluarkan air di ruang bakar. Air di dalam knalpot akan keluar melalui lubang pembuangan air
  3. Pastikan oli di dalam mesin tidak tercampur air dengan menguras oli mesin dan mengganti filter oli. Perlu diketahui, oli yang tercampur air akan berubah warna menjadi seperti susu/milky. Ulangi lagi atau lakukan sampai oli tidak tercampur lagi dengan air.
  4. Pastikan di dalam box filter udara/filter udara tidak terdapat air. Untuk keadaan darurat filter udara dapat dilepas, dan sebaiknya ganti dengan yang baru.
  5. Pastikan ruang CVT tidak terdapat air dengan melepas selang indicator/selang pembuangan CVT pada bagian bawah dan melepas filter CVT. Ruang CVT harus selalu kering untuk menghindari selip pada belt CVT dan karat pada area CVT.
  6. Pastikan oli gear transmisi tidak tercampur air dengan menguras oli mesin. Sebab oli yang tercampur air akan berubah warna menjadi seperti susu. Kebanyakan orang lupa untuk memeriksa bagian oli transmisi, karena jika tidak diperiksa biasanya akan menyebabkan suara mendengung (humming) pada bagian gear ratio.
  7. Lakukan perawatan/tune up. Bersihkan busi dan keringkan, ganti jika sudah waktunya, lakukan penyetelan klep, membersihkan throttle body/karburator dan lain-lain.
  8. Jika motor sudah normal/ hidup, cek kompresi dengan menggunakan kompresi gauge untuk memastikan tidak terjadi kebocoran kompresi pada mesin.
Nah,  itulah beberapa tips untuk Anda yang menggunakan motor matik saat melewati banjir atau genangan air.
Semoga bermanfaat, salam Min-GM! J

Sumber : Otosia.com


Back to top